Thursday, April 11, 2013

A Little Adventure In The Middle of Hectic Day




Long Weekend
Kata yang di nanti para karyawan seumuran saya.
Tapi saya bukan karyawan, dan saya tidak mengalami kesibukan apapun selain kesibukan rumah tangga (yang anginanginan tentunya).

Long Weekend akhir bulan lalu menjadi ajang bersenangsenang bagi saya dan beberapa teman saya.
Rencana sudah matang sejak sebulan sebelumnya.  Rencana awalnya sih reuni SD angkatan kami. Tapi ternyata, dari sekitar 60an undangan, hanya beberapa gelintir orang saja yang berminat. Cuma 7 orang saja. Entah yang lain pada kemana.

Sebelumnya, reuni sudah sering diadakan. Tapi kali ini acara reuni dibuat sekaligus sambil berlibur. Mmm... sepertinya ini bisa dibilang "kedok" buat para EO alias tementemen yang lagi suntuk dan bosan sama pekerjaan mereka. Hahahaa... Usut punya usut, ketika "meeting" emang betul begitulah alasannya. Ada yang bosan nganggur (saya), ada yang lagi galau nunggu panggilan kerja, ada yang haus backpacking, ada yang sumpek sama kerjaan. Sepertinya macemmacem deh.

Bertujuh saja, menyatukan idealisme kami saja sudah cukup susah yah.. apalagi ber60.. pasti ada yang kepikiran anakanaknya, ato bahkan membawa anakanaknya?? I just can't imagine! hahaha

Kamis malam, kami mendapat warning message dari mbak EO kami untuk siapsiap besok pagi. Jumat pagi kami siap meluncur meskipun ngaret 2 jam dari jadwal semula. Cuaca sedang galau. Jalanan juga sedang macet. Kota Malang tujuan kami. Malang, tempat yang tidak asing bagi kami. Mudah dijangkau dan diperhitungkan. Tapi ini adalah sebuah awal bagi kami. Rafting.  

Tujuan awal trip kami adalah Kebun Teh Wonosari, Pantai Goa Cina dan K-Land Adventure. Tapi, cuaca tidak bersahabat. Dari Masjid Cheng Ho Pasuruan, kami melanjutkan perjalanan ke Kebun Teh Wonosari. Jalanan macet! Perjalanan yang semestinya bisa ditempuh 30 menit, jadi molor sejam. Halah.

Setiba di kawasan kebun teh, kami masuk membeli karcis. Dihitung perorang. "Biar gampang kembaliannya", begitu si penjaga loket bilang, semobil yang berisi 8 orang dihitung sejumlah 7 orang dengan harga Rp 80.000. Setelah parkir mobil, kabut turun dan kemudian, HUJAN! What a great!! hahahaha

Kami tidak jadi jalanjalan dan fotofoto, malah nebeng berteduh di penginapan orang. Hahaha... delapanpuluhribuberasamelayangbegitusaja. hahahaha
Melihat cuaca yang memang tidak bersahabat, kami membatalkan rencana ke pantai, lalu lanjut ke penginapan yang sudah di booking oleh mbak EO, temen saya sendiri. perjalanannya cukup jauh. Berangkat dari Wonosari sekitar pukul 16.30 tiba di penginapan sekitar pukul 22.00. Tentu ini disebabkan karena macet, hujan dan track jalanan yang berada di kaki gunung bersebelahan dengan jurang. Ditengah perjalanan itu kami juga menyempatkan untuk menghangatkan diri dan makan malam sambil menyeduh kopi di pujasera pinggir jalan. Meskipun baksonya kurang "Malang", yasudahlah, yang penting kenyang dulu. Hehehe..

Setiba di penginapan, saya sudah tidak kuat melanjutkan bercandaan. Saya memilih tidur, sedangkan para lelaki memilih menghabiskan malam sambil bermain poker. Saya kumpulkan tenaga saja untuk rafting besok pagi. Hehe..

K-Land Adventure berada di desa Kasembon kabupaten Malang. Ia berada di area pegunungan. Tapi entah kenapa cuacanya tidak seberapa dingin. Tapi mata kami termanjakan oleh sawah di sekeliling penginapan kami.

Selesai rafting, ada kenangkenangan sementara di muka saya. Muka saya bopeng karena luka. Entah kenapa hidung saya memar menghitam, entahlah terhantam apa waktu rafting tadi. Masih ada sedikit lecet di hidung, kelopak mata dan dahi saya. Kenapa juga hanya saya saja yang mengalaminya, sedangkan temanteman yang lain tidak mengalaminya. Jadi bahan tertawaan juga karena muka saya belepotan betadine. Hehehe

Hari Sabtu pukul 2 siang kami beranjak dari penginapan. Pintu bagasi mobil rusak sedangkan gerimis mulai 'say hi'. o'ooww... Susah payah teman kami yang ahli mesin itu membetulkan akhirnya berhasil juga. Perjalanan pulang pun dilanjutkan melewati Mojokerto, menelusuri jalan kecil desadesa. Perut lapar, kami mampir nyemil sejenak di alunalun Mojokerto. Kemudian perjalanan dilanjutkan lagi ke Surabaya untuk mengantar pulang Pacar teman saya (yang tentunya bukan alumni SD kami). Ada dia, beban sopir jadi 3 orang bergantian. Hehehe.. Trimikiciii.... :)

Liburan singkat yang sangat berkesan!! bersama temanteman masa kecil, lalu tertawa dan menyanyi menghabiskan suara di perjalanan. Tapi sakit batuk saya malah sembuh loh.. hahaha


Kami yang sedang nebeng berteduh di penginapan orang ketika di Kebun Teh Wonosari

Tuesday, February 12, 2013

heiho, my blog...

hhooaammmsss.......

*bersihin sarang labalaba*

Sudah lama sekali saya gak posting di blog. Blog saya terlihat usang.
Banyak sekali moment terlewatkan. Kalo diurutin adaa...
Ultah mantan gebetan *ehem*, pernikahan seorang teman baik, si dia yang batal pulang, ultah kakak saya, ultah sahabat saya, hari ibu, lagilagi pernikahan seorang teman, hari natal, ultah SAYA SENDIRI -by the way, I was going through my days by my 24th. oh, what a wonderful life!-. Saya juga melewatkan TAHUN BARU 2013, Maulid Nabi Muhammad SAW, haha...berlebihan.. Dan saya masih menunggu cerita si dia yang merayakan imlek dengan keluarganya di sana, hmm... sudah seberapa tebal kantong angpaonya.. hehe

Dan sudah sebulan terakhir ini, berat badan saya nambah 6 kilo. Gak penting yak. Tp emang beda rasanya.. kakak saya yang makin gendut saja juga sudah mulai sadar akan berat badannya, dia membeli timbangan berat badan disuatu malam dan mengalami kecelakaan besok paginya saat perjalanan berangkat kerja. Oalaah..
Tapi saya juga masih belum juga mulai berolahraga. Hahaha kacau.

Well, saya sendiri sudah ingin postingposting lagi tentang pengalaman liburan saya beberapa bulan lalu, mm... tepatnya tahun lalu, di Kepulauan Karimunjawa. Beruntung banget. Liburan gratiss dari sepupu tersayang! hehehe...

Lalu saya juga melancong ke Kota Semarang dan bertemu teman lama dari Palembang yang sedang menjalani pendidikan Pasca Sarjana di sana. Kenangkenangan dari Alunalun Kota Semarang, pantat sakit selama 2 minggu setelah jatuh ketika bermain sepatu roda di sana. Hahaha...

Oke, saya sendiri sudah gak sabar ingin nulis lagi, mm... lebih tepatnya pamer kali yaa...
saya akan posting semuanya di postingan selanjutnya.

kreteekk... *ngelemesin leher dan jarijari tangan*

Wednesday, November 14, 2012

Biru untuk Kamu





hei, kamu di sana yg suka langit biru. aku punya biru untukmu. 
langit biru ini sampai di depan mataku



Satu kalimat tertera dalam benak ku kala itu.
'kamu di sini'

 Senyum ini tak pudar. 
Ketika itu.
Sejauh mata memandang, laut biru.
Sejauh mata menatap, langit biru.
Hari itu cerah.
Semua biru.
Seperti maumu.

Benakmu di sana.
'Kau butuh bersenangsenang.
Bersenangsenanglah.
Aku tidak ingin mengganggumu.
Berbahagialah. Lupakan aku.
Walau sekejap.'

Benakku di sini.
Bagaimana aku bisa melupakanmu walau sekejap?
Hamparan langit, biru menjulang.
Sepanjang mata memandang, laut biru terbentang.
Bukankah kau akan senang dengan segala biru ini?

Sayangnya, kadang mendung mengelabui biru.
Kemudian hujan.
Kemudian reda.
Kemudian diam.
Bahkan emasnya senja pun tak sanggup menengok.

Merekahkah senyummu bila kau lihat segala biru ini?
Apa yang akan kau perbuat dengan segala biru ini?
Kau akan membayar mahal demi biru ini. Maukah kau?

Bila saja mata ini bisa merekam dalam sekejap,
Kau pasti bisa melihatnya melalui mataku.
Tidak. Kau harus melihatnya sendiri.

Biru yang indah.
Biru, biru, biru dan biru...




Friday, September 21, 2012

A Sailor Back to Home

a sailor back to the land..
a smile never day
back to home
that's the call of "back home"


Aku melihat lautan yang sangat indah
Jutaan pelaut menghabiskan waktu di sini
Aku melihat makna kehidupan yang sederhana yang telah dikorbankan,
kedamaian
kesejahteraan dan kebahagiaan
Aku melihat hati yang menonjol dari mereka
Dan hati yang bersatu dari mereka
Generasi di sana, sejauh hal yang terbaik,
dan sejauh ini yang ku lakukan
Yang pernah mereka ketahui
Dan aku..
Sudah Kembali...

-Ulum Heryanto-


Tuesday, September 18, 2012

Berat Badan ("-_-)



“Lus, kamu kok kurusan? Sepertinya kamu harus banyak makan lagi”
Begitu kata seorang teman baik lelaki saya. Ada sedikit rasa malu di dalam hati. Tapi tak apalah, dia teman baik saya yang sudah mengenal saya seperti gimana.
“ya, stress mungkin?”
Jawab saya simple.
Tidak sedikit yang menegur saya dengan perkataan sejenis. “Nduk, kamu kok kurus?” kata teman ibu saya. “Hei, Lusy... kamu kok keliatan kurus??” kata sahabat saya. Yang paling mengena di benak saya adalah pernyataan teman kantor saya beberapa bulan lalu ketika melihat beberapa foto di Facebook saya. “Hah?? Lusy, ini beneran kamu?? Kamu disini keliatan gendutan loh.. kamu kok bisa sekurus ini sekarang??” hmm...saya tidak bisa menjawab, hanya menaikkan alis dan bahu saja.


Bagian paling menonjol bila saya terlihat kurus terdapat pada bagian pipi saya. Tirus. Begitu singkat dan jelas. Bentuk badan? Aman. Begitu kata sahabat saya. Sahabat saya beberapa kali berseru, “enak yo Lus, awakmu.. mangan akeh gak mikir.. awak e sik pancet ae!” teman saya iri dengan bentuk badan saya yang aman dan jarang terlihat perubahan yang begitu signifikan bila saya makan tidak terkontrol. Teman baik saya yang lelaki itu juga pernah bilang, “kamu tirus banget. Kamu kurusan deh kayaknya.” Ah.. lucu juga. Disaat sekeliling saya banyak yang mengeluh ingin menurunkan berat badan, saya justru memendam kebingungan saya untuk menaikkan berat badan saya.


Saya pernah mengalami perubahan berat badan yang cukup mengejutkan. 2 kg dalam waktu 2 minggu. Selama 2 minggu itu saya beranikan diri mengkonsumsi jus alpukat malam hari, sebelum tidur. Pencernaan saya jadi lancar, dan berat badan saya meningkat. Itu terjadi ketika saya berada pada masa peralihan SMA menjelang mahasiswa. Masih belum puas, saya ngoyoh lagi, tapi tidak terjadi perubahan apapun. Mungkin karena tugastugas kuliah saya yang membuat saya sering begadang hingga pagi. Jadi meskipun saya makan porsi kuli ala kampus, tapi tetap saja tidak ada perubahan yang terjadi. Tetap seperti itu selama beberapa tahun.


Sunday, September 16, 2012

Trauma (?)


Siang itu saya berdiam diri tiduran di kamar. Diam saja. Tidak melakukan apapun. Saya tidak bernafsu makan, tidak bernafsu menonton tivi, membaca buku, online, menggambar atau apapun yang saya sukai. Saya mengingat sekelebat kejadian di detikdetik terkahir sebelum saya resign dari kantor gila itu. Lalu saya flash back perkataanperkataan bijak bapak dosen saya yang menjadi salah satu masukan untuk saya bertahan sementara di kantor itu. Lalu saya teringat kejadiankejadian lain yang membuat saya muak dengan Si Nyonya Bos yang menurut saya, temanteman dan juga para pendengar cerita saya adalah psycho. Ya, sejenis sakit jiwa. Dan saya teringat akan janji saya dan seorang teman baik di kantor saya untuk jadi lebih baik dan tidak melakukan hal yang sama di kantor berikutnya dan di tempat kerja manapun.

Saya ingat malam itu saya tak bisa tidur garagara kopi hangat pemberian teman kantor saya di depan minimarket tengah malam itu. Memikirkan keputusan dan segala resiko yang akan terjadi dan efeknya terhadap temanteman baik saya di kantor gila itu. Lalu saya tersentak, “ah, ngapain mikirin yang sudah terjadi? Yang sudah terjadi biarlah terjadi. Hidup saya sekarang adalah pilihan saya. Resikonya saya yang terima, saya juga yang jalani. Lebih baik saya memikirkan masa depan saya saja.” Tapi ternyata, saya hanya diam saja dan tidak ada perubahan sedikit pun dalam hidup saya. Tidak mencari kerja lagi ataupun tidak melakukan apapun yang dapat menghasilkan untuk masa depan saya.

Saya benarbenar merenung siang itu. Apa yang saya inginkan? Mau seperti apa hidup saya nantinya?? Saya tidak bisa tinggal diam menunggu pangeran kaya raya untuk menopang hidup saya. Saya tidak bisa terusterusan bergelayutan di tangan orangtua saya. Saya harus bekerja. Tapi sisi lain diri saya tidak ingin bekerja ikut orang lagi. Ada apa dengan saya ini?? Kenapa saya tidak bergerak sedikitpun dari tempat nyaman saya?? Lalu kemana passion saya?? Hobi saya? Entahlah harus saya apakan mereka. Saya ini kenapa?? Lalu entah dari mana tibatiba muncul kata ‘trauma’ di pikiran saya.

Monday, September 3, 2012

My First Maccaroni Scottel

Saya sedang kalut seharian. Tapi saya tidak ingin terlalu terbawa. Waktu saya siasia bila saya terlalu terbawa. Saya bukabuka buku resep, lalu segera beranjak membeli bahanbahan, lalu segera membuatnya.

Maccaroni Scottel pertama buatan saya..
Taraaaaaa..............




Rasanya... Lumayan..
Resep saya dapatkan dari teman baik saya yang jago banget bikin kue..


Selanjutnya mau bikin apa lagi yaaa...?? Hmmm.....
:D

Friday, August 17, 2012

Wednesday, June 27, 2012

Kita dalam sketsa

Tidak. Kali ini untuk memulainya bukan dengan yang manismanis. Biasanya mereka memulainya dengan yang manismanis, happyhappy. Tapi kali ini tidak. Semua tidak semanis yang kamu bayangkan.

Memang benar. Sebuah hubungan tidak selalu dimulai dengan yang indahindah. Mereka bisa memulainya dari suatu masalah, kemudian ada rasa ingin saling melindungi dan memiliki.

Tapi aku tidak pernah membayangkan hal ini. Aku pun tidak pernah berharap semua seperti ini. Aku ingin memulainya dengan indah.

Kau pikir aku mau seperti ini? Aku pun tidak pernah membayangkan sebelumnya bahwa semuanya akan seperti ini. Semua yang kulihat, bayanganku, ada di dirimu, buyar seketika.

....

Ini baru permulaan. Kita tidak pernah tahu seperti apa nantinya kita, kecuali proses, cara kita menjalaninya, membawanya kepada yang indah atau yang sedih. Tidak apalah kita memulainya dengan yang tidak pernah kita harapkan. Semoga semuanya berakhir dgn indah.

Kau tau, dia bagai duri yang berbalut bunga yang semerbak.

Tak berbeda jauh denganmu. Dia pun bagai belati yang berbalut sutera. Ak pun tidak pernah menyangka aku akan menemuinya. Padahal aku jauh lebih mengenalmu.