Monday, August 20, 2012
Friday, August 17, 2012
Wednesday, June 27, 2012
Kita dalam sketsa
Tidak. Kali ini untuk memulainya bukan dengan yang manismanis. Biasanya mereka memulainya dengan yang manismanis, happyhappy. Tapi kali ini tidak. Semua tidak semanis yang kamu bayangkan.
Memang benar. Sebuah hubungan tidak selalu dimulai dengan yang indahindah. Mereka bisa memulainya dari suatu masalah, kemudian ada rasa ingin saling melindungi dan memiliki.
Tapi aku tidak pernah membayangkan hal ini. Aku pun tidak pernah berharap semua seperti ini. Aku ingin memulainya dengan indah.
Kau pikir aku mau seperti ini? Aku pun tidak pernah membayangkan sebelumnya bahwa semuanya akan seperti ini. Semua yang kulihat, bayanganku, ada di dirimu, buyar seketika.
....
Ini baru permulaan. Kita tidak pernah tahu seperti apa nantinya kita, kecuali proses, cara kita menjalaninya, membawanya kepada yang indah atau yang sedih. Tidak apalah kita memulainya dengan yang tidak pernah kita harapkan. Semoga semuanya berakhir dgn indah.
Kau tau, dia bagai duri yang berbalut bunga yang semerbak.
Tak berbeda jauh denganmu. Dia pun bagai belati yang berbalut sutera. Ak pun tidak pernah menyangka aku akan menemuinya. Padahal aku jauh lebih mengenalmu.
Memang benar. Sebuah hubungan tidak selalu dimulai dengan yang indahindah. Mereka bisa memulainya dari suatu masalah, kemudian ada rasa ingin saling melindungi dan memiliki.
Tapi aku tidak pernah membayangkan hal ini. Aku pun tidak pernah berharap semua seperti ini. Aku ingin memulainya dengan indah.
Kau pikir aku mau seperti ini? Aku pun tidak pernah membayangkan sebelumnya bahwa semuanya akan seperti ini. Semua yang kulihat, bayanganku, ada di dirimu, buyar seketika.
....
Ini baru permulaan. Kita tidak pernah tahu seperti apa nantinya kita, kecuali proses, cara kita menjalaninya, membawanya kepada yang indah atau yang sedih. Tidak apalah kita memulainya dengan yang tidak pernah kita harapkan. Semoga semuanya berakhir dgn indah.
Kau tau, dia bagai duri yang berbalut bunga yang semerbak.
Tak berbeda jauh denganmu. Dia pun bagai belati yang berbalut sutera. Ak pun tidak pernah menyangka aku akan menemuinya. Padahal aku jauh lebih mengenalmu.
Sunday, June 3, 2012
4+
it like whispered to me ... so slowly...
when you accompany me to a painting gallery event
when you help me for a task about sketches
when we talk and laugh about nothing
when you are worried me that not eat yet
when you bring me around the city
when you say thank you for a nothing snack
when you ask me so much thing and let me tell you so much nothing to say
when you ask me for a first ice cream
when you know how i do love chocolate
when you bring me a blackforest at a stretch night
when you ask me about us and let me tell you about nothing
when you think that nothing and i think i left something
when you ask me to find a shoes for your family
when you help me to finished my injured task all night long
when we hide from all peoples
when you ask me who am i for you
when you bring me an ice cream to support my great task for a semester
when you never forget to say happy birthday on time
when you pick me up on the train station that night
when we promised to those leather jacket
when you are worrying about me to be carefull on the way home
when you told me you are selfish and dumb
when so much thing happened
when I know you are happy now
suddenly
when I started to heal those words:
wherever I'll fly, wherever I stand, in fact, I always come back to you. It's just, we'll never know, where do we stand.
I wish nothing but the best for you... :)
when you accompany me to a painting gallery event
when you help me for a task about sketches
when we talk and laugh about nothing
when you are worried me that not eat yet
when you bring me around the city
when you say thank you for a nothing snack
when you ask me so much thing and let me tell you so much nothing to say
when you ask me for a first ice cream
when you know how i do love chocolate
when you bring me a blackforest at a stretch night
when you ask me about us and let me tell you about nothing
when you think that nothing and i think i left something
when you ask me to find a shoes for your family
when you help me to finished my injured task all night long
when we hide from all peoples
when you ask me who am i for you
when you bring me an ice cream to support my great task for a semester
when you never forget to say happy birthday on time
when you pick me up on the train station that night
when we promised to those leather jacket
when you are worrying about me to be carefull on the way home
when you told me you are selfish and dumb
when so much thing happened
when I know you are happy now
suddenly
when I started to heal those words:
wherever I'll fly, wherever I stand, in fact, I always come back to you. It's just, we'll never know, where do we stand.
I wish nothing but the best for you... :)
Monday, May 14, 2012
-
sepercik api jadi buai
segaris air melantun manja
terdiamku dalam kelam
termenungku atas remang
bersukasuka kita melangkah
selamat pagi kita bersua
selamat tidur kita terpisah
bagai tiada topang kepala
kita acuhkan kata mereka
kau dan aku melaju terlalu kencang
kita terlalu naif untuk bernaif dalam realita
kau dan aku terlalu senang pada andai
kita seperti terpuruk pada asa
ucapkan makna pada sebuah kata
maka arti adalah sebuah batas
sebut saja mereka merengkuh kita
sedang kita berlari bersama peluh
Sunday, May 6, 2012
Ampel Malam Ini
Malam ini saya baru pulang dari Ampel.
Ya. Ampel!
Mungkin terkesan 'kebangetan', lama tinggal di Kota Pahlawan ini, tapi gak pernah menjajaki daerah Kampung Arab, Ampel. Bukan tidak pernah, pernah, tapi dulu banget. Waktu saya masih kelas 6 SD. Sudah 10 tahun yang lalu. lama sekali. saya sudah hampir lupa.
Sedang sebal membaca buku yang meng-imingiming-i saya untuk pergi, seketika saya langsung pergi. Tanpa arah dan tujuan, siang tadi saya berkeliling kota Surabaya dengan mengendarai motor saya. Cuaca siang tadi mendung. Tapi saya tetap melaju.
Lelah di jalan, saya memutuskan untuk ke toko buku saja. Sudah memilih buku, perut saya lapar.
Saya memutuskan untuk kembali ke kost saya dulu, di ITS, hendak mengganggu temanteman yang sedang TA. hahaha...
Melihat mereka tidak sedang mengerjakan laporan, saya pikir saya ajak saja ke Ampel. Mereka menyambut bahagia. Saya pun tersenyum lebar. Dengan segera kami lajukan motor kami ke arah Surabaya Utara. Sebelum berangkat, temanteman meminjamkan saya jilbab dan memakaikannya. Tapi bukan berarti saya tidak bisa memakainya ya.. Tujuan menggunakan jilbab ini untuk menghormati budaya masyarakat Ampel yang kental dengan Islam, para wanita dianjurkan menggunakan Jilbab. Ada pula yang mengatakan, bagi para wanita yang tidak mengenakan jilbab, dilarang memasuki kawasan Makam Sunan Ampel. Tidak ingin mengambil resiko, saya memilih menggnakan jilbab yang ternyata membuat saya makin cantik! #eh
Ya. Ampel!
Mungkin terkesan 'kebangetan', lama tinggal di Kota Pahlawan ini, tapi gak pernah menjajaki daerah Kampung Arab, Ampel. Bukan tidak pernah, pernah, tapi dulu banget. Waktu saya masih kelas 6 SD. Sudah 10 tahun yang lalu. lama sekali. saya sudah hampir lupa.
Sedang sebal membaca buku yang meng-imingiming-i saya untuk pergi, seketika saya langsung pergi. Tanpa arah dan tujuan, siang tadi saya berkeliling kota Surabaya dengan mengendarai motor saya. Cuaca siang tadi mendung. Tapi saya tetap melaju.
Lelah di jalan, saya memutuskan untuk ke toko buku saja. Sudah memilih buku, perut saya lapar.
Saya memutuskan untuk kembali ke kost saya dulu, di ITS, hendak mengganggu temanteman yang sedang TA. hahaha...
Melihat mereka tidak sedang mengerjakan laporan, saya pikir saya ajak saja ke Ampel. Mereka menyambut bahagia. Saya pun tersenyum lebar. Dengan segera kami lajukan motor kami ke arah Surabaya Utara. Sebelum berangkat, temanteman meminjamkan saya jilbab dan memakaikannya. Tapi bukan berarti saya tidak bisa memakainya ya.. Tujuan menggunakan jilbab ini untuk menghormati budaya masyarakat Ampel yang kental dengan Islam, para wanita dianjurkan menggunakan Jilbab. Ada pula yang mengatakan, bagi para wanita yang tidak mengenakan jilbab, dilarang memasuki kawasan Makam Sunan Ampel. Tidak ingin mengambil resiko, saya memilih menggnakan jilbab yang ternyata membuat saya makin cantik! #eh
Friday, May 4, 2012
This Friday
"What a nice Friday!
Just get your pain out, and let the tears fall down, so you
can feel peaceful, girl!
But don't forget, you are beautiful when you are smiling."
Now Listening : Fergie - Big Girl Don't Cry
Thursday, April 26, 2012
Asmara Nusantara
Malam ini saya baru saja menemukan sebuah lagu yang begitu romantis..
entah mengapa bisa terasa begitu romantis..
tapi rasanya memang romantis di telinga saya!
Mari dengarkan ;)
berikut liriknya..
waktu itu kamu pakai baju merah
yang ku tahu aku pakai baju putih
kita bergandengan menyusuri kota
dan cinta kita seperti indonesia
walau kini kau ada di wakatobi
yang jelas-jelas aku di raja ampat
luasnya lautan memisahkan kita
oh indahnya bercinta di nusantara
kita sepakat bila rasa yang sesungguhnya
tak mudah didapat
perlu ada pengorbanan, perlu ada perjuangan
seperti pahlawan
kita tulis cerita yang takkan kita lupa
bersama di bawah langit senja
kita nyatakan saja pada mereka lewat sebuah lagu
asmara kau dan aku di bumi khatulistiwa
kita sepakat bila rasa yang sesungguhnya
tak mudah didapat
perlu ada pengorbanan, perlu ada perjuangan
seperti pahlawan
kita tulis cerita yang takkan kita lupa
bersama di bawah langit senja
kita nyatakan saja pada mereka dengan sebuah lagu
kita tulis cerita yang takkan kita lupa
bersama di bawah langit senja
dimana kita nyatakan saja pada mereka lewat sebuah lagu
asmara kau dan aku di bumi yang indah di khatulistiwa
lagu ini milik Budi Doremi. Judulnya Asmara Nusantara.
Entah kenapa si Budi selalu bisa membuat lirik yang sederhana, kreatif namun menyenangkan untuk didengarkan. meskipun pasti banyak dari mereka mengatakan Budi Doremi itu...bla...bla..bla...
Bagus itu obyektif. tergantung penilaian setiap orang.
Saya bilang Budi Doremi ini asyik! hehe
entah mengapa bisa terasa begitu romantis..
tapi rasanya memang romantis di telinga saya!
Mari dengarkan ;)
berikut liriknya..
waktu itu kamu pakai baju merah
yang ku tahu aku pakai baju putih
kita bergandengan menyusuri kota
dan cinta kita seperti indonesia
walau kini kau ada di wakatobi
yang jelas-jelas aku di raja ampat
luasnya lautan memisahkan kita
oh indahnya bercinta di nusantara
kita sepakat bila rasa yang sesungguhnya
tak mudah didapat
perlu ada pengorbanan, perlu ada perjuangan
seperti pahlawan
kita tulis cerita yang takkan kita lupa
bersama di bawah langit senja
kita nyatakan saja pada mereka lewat sebuah lagu
asmara kau dan aku di bumi khatulistiwa
kita sepakat bila rasa yang sesungguhnya
tak mudah didapat
perlu ada pengorbanan, perlu ada perjuangan
seperti pahlawan
kita tulis cerita yang takkan kita lupa
bersama di bawah langit senja
kita nyatakan saja pada mereka dengan sebuah lagu
kita tulis cerita yang takkan kita lupa
bersama di bawah langit senja
dimana kita nyatakan saja pada mereka lewat sebuah lagu
asmara kau dan aku di bumi yang indah di khatulistiwa
lagu ini milik Budi Doremi. Judulnya Asmara Nusantara.
Entah kenapa si Budi selalu bisa membuat lirik yang sederhana, kreatif namun menyenangkan untuk didengarkan. meskipun pasti banyak dari mereka mengatakan Budi Doremi itu...bla...bla..bla...
Bagus itu obyektif. tergantung penilaian setiap orang.
Saya bilang Budi Doremi ini asyik! hehe
Wednesday, April 11, 2012
Manis!
"loh... kok yang ini sih?? yang lantai bawahnya.... bukan yang inii... coba aku liat... nah... yang itu..." sambil senyumsenyum. "Wah, kamu salah layout ya sayang? hahahaha.... bikin lagi deh dari awal....hahaha..."
Ah, si nyonya bos ini yaa.... kan kemarin Miss bilang study room... selalu tagih study room..bukan home office, maam.... Gosh!! Saya ngakak gak berhenti... Temanteman juga ngakak. Ini karena otak saya atau karena kebanyakan proyek yah?? Entahlah... tapi saya tertawa lepas sore ini.
Sepulang kerja, ponsel saya ber'tungtingtungting' ria.

what a great night!!
You also can find the magazine here
"Local people is your lonely planet"
:)
Sunday, April 8, 2012
Marah Teman Saya
Pernahkah kamu menerima kemarahan dari teman baikmu?
Saya pernah.. baru saja.. kemarin..
Dia marah, saya disindir olehnya. Marah semarahmarahnya.
Saya dibentakbentak olehnya. Saya diam saja.
Dia menyindir saya. Saya diam saja.
Menurut dia saya salah, menurut saya ini pilihan saya.
Tapi dia begitu marah.
Saya tidak pernah dimarahi teman saya seperti ini sebelumnya.
Hingga dia mengeluarkan ultimatum pada saya agar tidak berteman lagi, dan tidak berhubungan lagi.
Tentu saja saya tidak mau, saya tidak ingin kehilangan seorang teman satupun. Tapi saya diam saja. Saya biarkan dia berbicara apa maunya.
Saya meminta maaf padanya.
Saya mual, karena saya sedang sakit kemarin.
Dia berbicara marahmarah panjang lebar pada saya.
Saya diam saja. Bukan karena saya kalah, saya hanya mengalah.
Karena saya tahu dia sendiri sedang dalam masalah.
Saya biarkan dia berbicara.
Bila dia sudah diam, maka saya meminta kesempatan padanya untuk berbicara.
Sulit memang menghadapi teman saya yang cukup emosional ini.
Tapi saya senang, teman saya jadi beragam. :)
Saya jadi belajar banyak hal dari temanteman baik saya.
Ketika emosinya sudah reda, maka saya utarakan maksud dan tujuan saya.
Saya menyayangi teman baik saya ini. Saya juga menyayangi temanteman saya lainnya.
Saya tahu tujuan kemarahannya adalah demi kebaikan kami, memang waktunya tidak tepat menurut dia.
Hingga saat ini saya masih merasa kemarahan teman saya kemarin.
Betapa hebatnya dia marah, membentakbentak saya. Terbawa ke dalam pikiran saya.
"Kau begitu marah padaku, maka maafkan ulahku yang menurutmu aku salah, tapi ini adalah pilihanku, aku masih menghormatimu dan dia"
Ah..teman, jagalah dirimu baikbaik disana.
Bahagiakan dirimu itu. Dirimu itu baik, bila kau mau menyayangi dirimu sendiri.
Hidupmu terlalu indah bila kau lewati dengan pikiranpikiran burukmu itu.
Kemarilah, bila tak ada yang mau mendengarmu, aku siap mendengarmu.
Kau hanya perlu tersenyum dalam kelammu.
Kamarmu terlalu suram untuk kau tinggali dengan resahmu.
Bukalah jendela kamarmu, sambutlah pagimu dengan senyum ikhlasmu.
Langkahkan kakimu tanpa beban, carilah alam yang menurutmu itu indah.
Kau sedang merindukanNya. Tapi kau tak pernah tahu itu.
Doa terbaik dariku di sini untukmu di sana.
Semoga Allah memberikan hidayah untukmu.
Agar kau tahu bahwa kamu terlalu baik untuk mengalami yang buruk.
Karena kamu begitu berharga!
Saya pernah.. baru saja.. kemarin..
Dia marah, saya disindir olehnya. Marah semarahmarahnya.
Saya dibentakbentak olehnya. Saya diam saja.
Dia menyindir saya. Saya diam saja.
Menurut dia saya salah, menurut saya ini pilihan saya.
Tapi dia begitu marah.
Saya tidak pernah dimarahi teman saya seperti ini sebelumnya.
Hingga dia mengeluarkan ultimatum pada saya agar tidak berteman lagi, dan tidak berhubungan lagi.
Tentu saja saya tidak mau, saya tidak ingin kehilangan seorang teman satupun. Tapi saya diam saja. Saya biarkan dia berbicara apa maunya.
Saya meminta maaf padanya.
Saya mual, karena saya sedang sakit kemarin.
Dia berbicara marahmarah panjang lebar pada saya.
Saya diam saja. Bukan karena saya kalah, saya hanya mengalah.
Karena saya tahu dia sendiri sedang dalam masalah.
Saya biarkan dia berbicara.
Bila dia sudah diam, maka saya meminta kesempatan padanya untuk berbicara.
Sulit memang menghadapi teman saya yang cukup emosional ini.
Tapi saya senang, teman saya jadi beragam. :)
Saya jadi belajar banyak hal dari temanteman baik saya.
Ketika emosinya sudah reda, maka saya utarakan maksud dan tujuan saya.
Saya menyayangi teman baik saya ini. Saya juga menyayangi temanteman saya lainnya.
Saya tahu tujuan kemarahannya adalah demi kebaikan kami, memang waktunya tidak tepat menurut dia.
Hingga saat ini saya masih merasa kemarahan teman saya kemarin.
Betapa hebatnya dia marah, membentakbentak saya. Terbawa ke dalam pikiran saya.
"Kau begitu marah padaku, maka maafkan ulahku yang menurutmu aku salah, tapi ini adalah pilihanku, aku masih menghormatimu dan dia"
Ah..teman, jagalah dirimu baikbaik disana.
Bahagiakan dirimu itu. Dirimu itu baik, bila kau mau menyayangi dirimu sendiri.
Hidupmu terlalu indah bila kau lewati dengan pikiranpikiran burukmu itu.
Kemarilah, bila tak ada yang mau mendengarmu, aku siap mendengarmu.
Kau hanya perlu tersenyum dalam kelammu.
Kamarmu terlalu suram untuk kau tinggali dengan resahmu.
Bukalah jendela kamarmu, sambutlah pagimu dengan senyum ikhlasmu.
Langkahkan kakimu tanpa beban, carilah alam yang menurutmu itu indah.
Kau sedang merindukanNya. Tapi kau tak pernah tahu itu.
Doa terbaik dariku di sini untukmu di sana.
Semoga Allah memberikan hidayah untukmu.
Agar kau tahu bahwa kamu terlalu baik untuk mengalami yang buruk.
Karena kamu begitu berharga!
Subscribe to:
Posts (Atom)







